Tipe Transmisi Mobil

Di pagi hari yang cerah ini saya akan berbagi tutorial tentang cara mengemudi mobil yang benar dan tepat. Karena sekarang sudah banyak orang yang mampu untuk membeli mobil. Bukan sok atau untuk bergaya, namun sepertinya mobil merupakan kebutuhan keluarga agar bisa membawa keluarga jalan bersama ataupun untuk keperluan lainnya.

Ada tiga tipe mobil disini yang akan saya jelaskan. Dari ketiganya ialah manual, matic serta triptonic. Jika anda ada niat untuk membeli mobil, silahkan sesuaikan sendiri menurut keinginan anda tipe transmisi manakah yang anda inginkan.

Tidak ada kata manual paling enak, matic paling enak, atau triptonic paling enak. Itu semua hanya hoax belaka, maka sesuaikanlah dengan keinginan dan tempat tinggal anda. Karena semuanya sama-sama baik dan sudah diuji coba oleh pabrik sebelum dipasarkan.

Transmisi Mobil

Mobil pertama yang akan saya jelaskan disini adalah tipe transmisi manual. Tipe transmisi jenis ini cocok untuk perjalanan yang jauh dan lancar. Jika anda sering bepergian ke tempat yang jauh, maka mobil dengan manual transmisi akan sangat cocok. Karena kedua kaki anda akan selalu aktif ketika mengemudinya, jadi untuk menghindari resiko ngantuk di perjalanan.

Tipe transmisi mobil yang kedua adalah matic. Transmisi ini sangat cocok digunakan untuk mengemudi di dalam kota. Untuk pergi ke kantor, mengantar anak sekolah, antar istri ke mall maka mobil jenis ini sangat cocok. Karena kenyataannya di kota sering macet, maka anda tidak usah ribet-ribet lagi untuk menginjak kopling, karena semua transmisinya sudah otomatis.

Tpie yang ketiga adalah transmisi triptonic, jenis ini sekarang masih jarang digunakan. Pada transmisi ini anda bisa mengatur sendiri transmisi yang anda inginkan. Karena mobil ini bisa manual serta otomatis atau matic. Namun transmisi manual pada jenis triptonic persnelingnya ada di bawah setir kemudi yang biasanya disebut dengan paddle shift.

Itulah beberapa jenis transmisi mobil yang dibuat dan diresmikan oleh pabrikan mobil. Jangan mudah terkecoh oleh orang lain, apalagi pedagang mobil bekas. Intinya sesuaikan dengan kebutuhan anda sebelum anda membelinya.

Bahaya Bisnis MLM

Bisnis MLM atau Multi Level Marketing adalah suatu usaha untuk mengakaj orang join atau ikut terhadap bisnis tersebut dengan membayar fee untuk mendapatkan membership. Bisnis ini menurut saya sangat berbahaya dan penghasilan yang tidak akan konsisten. Efeknya jika perusahaan MLM tersebut kolaps maka anda akan diminta pertanggung jawaban oleh bawahan atau referal anda.

bahaya-bisnis-mlm

Dari sejak duduk di bangku SMA saya sering ditawari bisnis MLM oleh teman-teman. Mereka kurang mengerti, yang ada di otak mereka hanya ingin cepat kaya. Mereka tidak memikirkan resiko kebelakangnya. Banyak teman saya yang ikut join dengan bisnis murahan tersebut. Saya sudah berusaha melarang dan menjelaskan tentang kerugiannya, tapi mereka tetap ngotot karena sudah tergiur dengan iming-iming yang sudah dijanjikan.

Memang sewaktu promosi atau seminar kecil-kecilan sang mentor berusaha untuk meyakinkan calon referalnya dengan iming-iming penghasilan yang luar biasa. Mereka akan dengan cepat bisa membeli mobil, rumah mewah dan motor keren. Kerjaannya hanya mengajak anggota keluarga atau teman dekat untuk join terhadap MLM tersebut. Menurut saya semua itu hanya omong kosong.

Kita berusaha seperti itu justru tidak akan memperkaya kita sendiri, bahkan kita akan memperkaya atasan kita karena dia yang akan lebih banyak mendapatkan uang dari hasil pendaftaran referal yang akan kita rekrut berikutnya. Oleh karena itu bisnis ini menurut saya sangat tidak masuk akal.

Sekarang juga ada bisnis MLM berbasis investasi. Jadi uang yang kita setor akan mendapatkan bunga setiap bulan sebesar 30 persen. Saya juga terjun dalam bisnin MLM yang model begini. Tapi tidak lama, hanya satu bulan saya menginvestasikan uang saya. Karena saya tahu bisnis tersebut akan kolaps.

Bunga yang diberikan kepada member yang berinvestasi itu menurut saya diambilkan dari uang member baru. Jadi lama kelamaan mereka akan pusing mengatur keuangan yang akan dibayarkan ketika sudah tidak ada member lagi yang mendaftar. Maka secara lambat laun perusahaan tersebut akan mengalami kebangkrutan.

Waktu itu saya dengan nekat menginvestasikan uang saya sebesar 200 juta. Saya anggap uang tersebut hilang entah kemana selama satu bulan. Dan benar saja, setelah sebulan berjalan mereka membayar royalti terhadap saya sebesar 30 persen yaitu 60 juta. Saya kemudian menarik uang modal saya yang 200 juta dengan alasan ada kebutuhan mendadak dan berjanji akan menginvestkan kembali dalam minggu ini.

Kemudian mereka mengembalikan uang modal saya dan sekarang saya memegang uang 260 juta. Langsung saja saya setorkan ke bank semuanya dan tidak ikut lagi dengan bisnis MLM model investasi tersebut karena saya tahu kedepannya mereka akan mengalami kebangkrutan. Benar saja, tidak sampai 4 bulan keuangan mereka sudah kocar kacir. Banyak member yang bunganya belum terbayar. Entah kemana nama atau merk MLM mereka menghilang dari peredaran dan banyak member yang melaporkannya pada pihak kepolisian.

Maka dari itu jalanilah bisnis yang benar-benar nyata saja. Jangan tergiur dengan penghasilan yang tidak masuk akal. Kalau anda tetap ngotot maka bermainlah trik seperti saya, tapi resikonya pasti ada :). Kalau saya pribadi lebih baik menginvestasikan uang tersebut di bank, anda bisa mengecek besaran bunga di https://www.cekaja.com/deposito-berjangka dengan begitu uang anda akan aman dengan adanya otoritas jasa keuangan.